JENIS KATA
(Kata Sambung atau kata Penghubung)
Kata Sambung atau kata penghubung (Konjungsi) adalah partikel yang menggabungkan kata dengan kata, frase dengan frase atau kalimat dengan kalimat. macam kata penghubung sebagai berikut:
1. Konjungsi Koordinatif
Konjungsi koordinatif adalah konjungsi yang menghubungkan dua unsur atau Lebih dan kedua unsur tersebut memiliki status sintaktis (pembentukan kalimat) yang sama. Yang termasuk dalam kategori konjungsi koordinatif adalah:
1) baik … maupun…. ;
2) tidak hanya … tetapi juga ….;
3) bukan … melainkan ….;
4) demikian [rupa ]…sehingga ….;
5) entah … entah ….;
6) apa [kah]… atau ….;
7) jangankan …,…pun ….
4. Konjungsi Intrakalimat
Konjungsi Intrakalimat adalah konjungsi yang menghubungkan kata dengan kata/bagian kalimat.berikut contoh penggunaan kata penghubung dalam kalimat.
5. Konjungsi Antarkalimat
Konjungsi Antarkalimat adalah konjungsi yang menghubungkan satu kalima dengan kalimat yang lain. Konjungsi ini selalu mengawali kalimat yang kedua. Misalnya;
1) Biarpun demikian
Andi tidak masuk sekolah selama dua minggu sehingga tidak boleh mengikuti ujian
6. Konjungsi Antarkalimat
Konjungsi Antarparagraf adalah konjungsi yang menghubungkan dua kalimat dan memulai kalimat yang lain (kalimat baru). Pada umumnya memulai paragraph baru. Misalnya;
(Kata Sambung atau kata Penghubung)
H. Kata Sambung atau kata Penghubung (Konjungsi)
Kata Sambung atau kata penghubung (Konjungsi) adalah partikel yang menggabungkan kata dengan kata, frase dengan frase atau kalimat dengan kalimat. macam kata penghubung sebagai berikut:
No | Jenis hubungan | Macam Kata Penghubung |
1 | Penggabungan | Dan, lagi, lagi, pula, serta, juga |
2 | Pemilihan | Atau, baik … maupun…, entah… |
3 | Penjelasan | Bahwa, yakni, adalah, ialah |
4 | Pertentangan | Tetapi, sedangkan, melainkan, padahal |
5 | Waktu permulaan | Semenjak, sedari |
6 | Waktu bersamaan | Sewaktu,tatkala,seraya,selagi,sementara,selama,sambil, ketika |
7 | Waktu berurutan | Sebelum,setelah,sesudah,seusai,begitu,sehabis, lalu, ke-mudian |
8 | Tujuan | Agar, supaya, biar |
9 | Penyebab | Sebab, karena |
10 | Pengakibatan | Sehingga, asampai, sampai-sampai |
11 | Syarat | Jika,asal,andaikata,asalkan,jikalu,seandainya |
12 | Pembandingan | Seperti, bagaikan, bagai, seakan-akan, ibarat,lasana, sebagaimana, daripada,alih-alih |
13 | Tingkat | Semakin…,kian…, bertambah …. |
14 | Perlawanan/konsensif | Meskipun,biarpun,bagaimanapun,sekalipun |
15 | Cara | Dengan,tanpa |
16 | Pengantar kalimat | Adapun |
17 | Kemiripan | Seakan-akan, seolah-olah |
18 | alat | Dengan, cara |
Adapun sesuai dengan fungsinya kata penghubung dibedakan sebagai berikut:
Adapun sesuai dengan fungsinya kata penghubung dibedakan sebagai berikut:
1. Konjungsi Koordinatif
Konjungsi koordinatif adalah konjungsi yang menghubungkan dua unsur atau Lebih dan kedua unsur tersebut memiliki status sintaktis (pembentukan kalimat) yang sama. Yang termasuk dalam kategori konjungsi koordinatif adalah:
2. Konjungsi subordinatif
Konjungsi subordinatif adalah konjungsi yang menghubungkan dua klausa Atau lebih, dan klausa-klausa tersebut tidak memiliki status sintaktis yang sama. Salah satu dari klausa tersebut merupakan anak kalimat Dari kalimat induknya. Konjungsi subordinatif dapat dikelompokkan sebagai berikut:
3. Konjungsi Korelatif
Kata penghubung korelatif adalah kata yang menghubungkan dua bagian kalimat dan hubungan kedua bagian itu mempunyai kedudukan atau derajat yang sama. Kalimat yang menggunakan penghubung korelatif disebut kalimat korelatif. Kalimat korelatif biasanya berupa kalimat majemuk.
Kata penghubung korelatif adalah kata yang menghubungkan dua bagian kalimat dan hubungan kedua bagian itu mempunyai kedudukan atau derajat yang sama. Kalimat yang menggunakan penghubung korelatif disebut kalimat korelatif. Kalimat korelatif biasanya berupa kalimat majemuk.
Contoh kalimat korelatif :
- Kita tidak hanya mengikuti diskusi itu, tetapi juga ikut aktif mengemkakan pendapat.
- Tidak hanya cuci muka, bahkan kami menyempatkan untuk mandi dan berenang di pemandian air hangat itu.
- Bukannya aku tidak mau menbantumu, melainkan aku tidak punya banyak waktu.
- Baik bersama ayahnya, maupun bersama ibunya, adiknya tetap tidak mau peri.
- Mobil itu melaju demikian cepatnya sehingga sangat sulit sekali dikejar mobil patrol polisi.
Kita tidak hanya. . . tetapi juga, tidak hanya. . . bahkan, bukannya . . . melainkan, baik. . . maupun, demikian . . . sehingga, disebut sebagai penghubung (konjungsi) korelatif. Konjungsi ini dalam sebuah kalimat menyatakan hubungan tambahan. Konjungsi korelatif menghubungkan dua kata, frasa, atau klausa yang mempunyai unsure sintaksis yang sama.
konjungsi korelatif adalah konjungsi yang menghubungkan dua kata, frase, atau klausa; dan kedua unsur tersebut memiliki status sentaksis yang sama. konjungsi korelatif terdiri atas dua bagian yang dipisahkan oleh salah satu kata, frase ,atau klausa yang dihubungkan. yang termasuk dalam kategori konjungsi korelatif antara lain :
1) baik … maupun…. ;
2) tidak hanya … tetapi juga ….;
3) bukan … melainkan ….;
4) demikian [rupa ]…sehingga ….;
5) entah … entah ….;
6) apa [kah]… atau ….;
7) jangankan …,…pun ….
4. Konjungsi Intrakalimat
Konjungsi Intrakalimat adalah konjungsi yang menghubungkan kata dengan kata/bagian kalimat.berikut contoh penggunaan kata penghubung dalam kalimat.
1) Menyatakan akibat
Andi tidak masuk sekolah selama dua minggu sehingga tidak boleh mengikuti ujian
Novi tidak ada dirumah ketika dimas datang
3) Menyatakan sebab
Rama berhasil menjadi juara kelas karena rajin belajar
Sebenarnya hendi baik hatinya tetapi keras wataknya
5) Menyatakan Tujuan
Salsa harus rajin belajar agar menjadi juara kelas
5. Konjungsi Antarkalimat
Konjungsi Antarkalimat adalah konjungsi yang menghubungkan satu kalima dengan kalimat yang lain. Konjungsi ini selalu mengawali kalimat yang kedua. Misalnya;
1) Biarpun demikian
Andi tidak masuk sekolah selama dua minggu sehingga tidak boleh mengikuti ujian
2) Sesudah itu
Novi tidak ada dirumah ketika dimas dating
3) Selanjutnya
Rama berhasil menjadi juara kelas karena rajin belajar
4) Sebaliknya
Sebenarnya hendi baik hatinya tetapi keras wataknya
5) Bahwasanya
Salsa harus rajin belajar agar menjadi juara kelas
6) Bahkan
LOS (latihan Orientasi Siswa) tahun ini Dimas tidak hanya mendapatkan nilai memuaskan bahkan dinobatkan sebagai peserta terbaik.
7) Kecuali itu
8) Dengan demikian
9) Oleh karena itu
10) Sebelum itu dsb.
6. Konjungsi Antarkalimat
Konjungsi Antarparagraf adalah konjungsi yang menghubungkan dua kalimat dan memulai kalimat yang lain (kalimat baru). Pada umumnya memulai paragraph baru. Misalnya;
1) Adapun
2) Akan hal
3) Mengenai
4) Alkisah dsb.
I. Kata Seru (interjeksi) selanjutnya disini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar